Judul : Musibah banjir Topik : Hujan sedikit saja dapat menyebabkan permukaan air segera naik Tujuan : Agar masyarakat sadar akan menjaga lingkungan yang bersih

Judul : Musibah banjir

Topik : Hujan sedikit saja dapat menyebabkan permukaan air segera naik

Tujuan : Agar masyarakat sadar akan menjaga lingkungan yang bersih

Musim hujan belum mencapai puncaknya yang diperkirakan berlangsung Januari 2012 mendatang. Akan tetapi, dibeberapa tempat di Jakarta, ratusan rumah telah terendam banjir.

Penyebabnya klasik. Mula – mula hujan turun terus – menerus menyebabkan bertambahnya aliran air dipermukaan. Dalam keadaan normal, air itu akan mengikuti hukum alam mencari tempat yang lebih rendah. Dalam hal ini, sungai. Dari sana, curahan air mengikuti aliran sungai menuju laut. Tak ada masalah.

Celakanya, manajemen sungai kita sama buruknya dengan penanganan lingkungan hidup, hutan, dan pengelolah sampah. Pada musim kemarau, aliran air dari selokan berikut limbah rumah tangga masuk sungai membawa lumpur dan sampah. Datangnya memang sedikit – sedikit. Akan tetapi karena berlangsung dalam waktu lama dan dalam jumlah besar, dengan cepat menyebabkan pengendapan disepanjang aliran sungai. Tak terasa sungai menjadi dangakal dan mampet disana sini.

Pada kemarau, semua itu tidak jadi masalah. Lain halnya jika musim hujan. Hujan sedikit saja dapat menyebabkan permukaan air segera naik. Dalam kondisi normal, hujan yang sedikit itu saja tidak menimbulkan masalah. Karena lingkungan dan hutan sudah rusak, air sedikit itu tidak masuk ke tanah dan diikat oleh akar pohon. Akan tetapi, air hujan itu menjadi aliran air yang dengan gampang meninggi.

Selama ini, masalah itu tidak dianggap serius. Akibatnya, selama musim kemarau perawatan sungai dan gorong – gorong seakan diabaikan. Akibatnya yang lebih jauh adalah sungai yang biasanya menjadi pemecahan masalah, berubah menjadi sumber masalah. Ketika malapetaka itu datang, barulah ingat untuk menanganinya.

Lebih parah lagi, karena kita terbiasa mengalaminya, bencana itu dianggap sebagai peristiwa biasa yang wajar – wajar saja. Kita tidak mencoba mengatasinya lagi, tetapi lebih memilih bertahan. Banjir yang sering terjadi menunjukkan bahwa pemerintah kita tidak serius dalam menangani permasalah banjir tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s