Sejarah Koperasi di Indonesia

Sejarah Koperasi di Indonesia

  1. Tahun 1895, di Leuwiliang, Koperasi pertama di Indonesia oleh Raden Ngabei Ariawiriaatmadja-Patih Purwokerto. Berdiri sebagai lembaga simpan pinjam karena banyak masyarakat yang terjerat menjadi rentenir.
  2. Tahun 1920, Cooperative Commissie, ketua: Dr JH Boeke untuk mengevaluasi manfaat koperasi di Indonesia.
  3. Tahun 12 Juli 1947, kongres gerakan koperasi se Jawa yg I di Tasikmalaya.
  4. Tahun 1960, PP no. 140 tentang Penyaluran Bahan Pokok & Koperasi sebagai pelaksananya.
  5. Tahun 1961, Munas Koperasi I di Surabaya.
  6. Tahun 1965, UU no. 14: Prinsip Nasakom (Nasionalis, Sosialis & Komunis) diterapkan di koperasi, + Munas II.
  7. Tahun 1967, UU no 12, Pokok-pokok perkoperasian.
  8. Tahun 1992, UU no. 25, tentang Perkoperasian (penyempurnaan UU no. 12).
  9. Tahun 1995, PP no. 9, kegiatan usaha simpan pinjam dan koperasi.

KOPERASI SEBAGAI SALAH SATU SEKTOR EKONOMI INDONESIA

Sektor usaha formal yang ketiga adalah koperasi. Dalam kegiatan ekonomi di Indonesia di samping BUMN dan swasta. Koperasi berperan serta dalam memajukan dan memperlancar usaha – usaha di bidang perekonomian. Misalnya memenuhi kebutuhan anggota, baik di bidang konsumsi, produksi, dan jasa.

 

 

 

sumber :

http://nildatartilla.wordpress.com/2010/11/17/sejarah-koperasi-di-indonesia/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s