tugas softskill (ekonomi koperasi)

TUGAS SOFTSKILL

 

 

1.      Apa pendapat mu tentang Koperasi ?

2.      Bagaimana perkembangan Koperasi di Indonesia ?

3.      Tokoh yang berkecimpung dalam Koperasi luar dan dalam  negri, alasan tertarik pada tokoh tersebut ?

 

JAWABAN

1.      Koperasi menurut saya adalah Organisasi yang membentuk secara sukarela oleh orang – orang yang mempunyai kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.

2.      Perkembangan koperasi sejak Pelita I hingga Pelita V (1991) tidak terlalu mengecewakan sisi jumlah koperasi pada awal pelita I jumlahnya baru mencapai 19.792 koperasi dan pada tahun 1991 jumlahnya telah bertambah kurang lebih 36.542 hal ini dapat diartikan bahwa koperasi juga hidup walaupun tidak sepesat badan usaha lain. Bila ditelusuri sebenarnya mengapa koperasi kurang berkembang dengan pesat karena ada 2 faktor, yaitu :

1.      Faktor Internal (faktor dari dalam koperasi itu sendiri)

a.       Kendala kelangkaan sumber daya professional, seperti kita tahu sumber daya manusia yang dalam bentuk tenaga kerja professional di negara kita jumlahnya

b.      Kendala keterbatasan sumber kapital swadaya, sebagaimana diketahui sebagian besar anggota koperasi terdiri dari kalangan ekonomi lemah dan berdampak sangat besar dalam hal permodalan.

c.       Kendala lainnya yaitu masih rendahnya kesadaraan berkoperasi dikalangan anggota.

2.      Faktor Eksternal (faktor dari luar koperasi itu sendiri)

a.       Persepsi tentang pentingnya koperasi dalam proses pembangunan nasional masih belum tertanamkan ditengah masyarakat.

b.      Perhatian lembaga keuangan masih sangat rendah karena menganggap koperasi adalah badan usaha yang kurang diminati. Sehingga sulit untuk mengucurkan dana untuk modal.

c.       Iklim usaha yang kurang kondusif bagi kegiatan usaha koperasi. karena minat masyarakat masih dibawah standar.

d.      Aturan – aturan yang ada untuk koperasi masih terasa kaku , mempersulit ruang gerak koperasi seperti aturan perolehan modal, aturan wilayah kerja, proses pembentukan dan lain – lain.

 

 

3. Tokoh  yang berkecimpung dalam Kopeasi adalah Bung Hatta.

Alasan ya adalah karena  perhatian beliau yang dalam terhadap penderitaan rakyat kecil mendorongnya untuk mempelopori Gerakan Koperasi yang pada prinsipnya bertujuan memperbaiki nasib golongan miskin dan kelompok ekonomi lemah. Karena itu Bung Hatta diangkat menjadi Bapak Koperasi. Beliau adalah figur yang sedikit bicara tetapi banyak berbuat. Oleh karena itu, Bung hatta tidak hanya disegani oleh rakyat Indonesia, tetapi juga oleh bangsa lain, terutama dalam era perjuangan kemerdekaan. Bahkan beliau lebih disegani dan dikagumi karena kemampuannya menggalang masyarakat Internasional. Bung Hatta dikenal sebagai seorang yang sangat memegang teguh kedisiplinan, kesederhanaan, keimanan, dan ketakwaan yang tinggi kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, rasa kasih dan tidak kasar, bersih serta jujur dan selalu berorientasi pada rakyat dan lemah.

 

 

 

(shela widjaya, 2EB03, tugas ekonomi koperasi)

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s