KlasifikasiAkuntansiInternasional

Klasifikasiakuntansiinternasionaldapatdilakukandalamduacara: Denganpertimbangandansecaraempiris. Klasifikasidenganpertimbanganbergantungpadapengetahuan, intuisidanpengalaman.Klasifikasisecaraempirismenggunakanmetode statistic untukmengumpulkan data prinsipdanpraktekakuntansiseluruhdunia.
Ada 4 (empat) pendekatanterhadapperkembanganakuntansi:

Berdasarkanpendekatanmakroekonomipraktekakuntansididapatkandaridandirancanguntukmeningkatkantujuanmakroekonominasional.

Berdasarkanpendekatanmikroekonomiakuntansibekembangdariprinsip-prinsipmikroekonomi.Tujuannyaterletakpadaperusahaansecaraindividu yang memilikitujuanuntukbertahanhidup.

1.      Berdasarkanpendekatan independent akuntansiberasaldaripraktekbisnisdanberkembangsecara ad hoc, dengandasarperlahan-lahandanpertimbangan, coba-coba, dankesalahan. Akuntansidipandangsebagaifungsijasa yang konsepdanprinsipnyadiambildari proses bisnis yang dijalankandanbukandaricabangkeilmuansepertiekonomi.

2.      Berdasarkanpendekatan yang seragamakuntansidistandariasidandigunakansebagaialatuntukkendaliadministrasiolehpemerintahpusat. Keseragamandalampengukuran, pengungkapan, danpenyajianakanmemudahkanperancangpemerintah, otoritaspajak, danbahkanmanajeruntukmenggunakaninformasiakuntansidalammengendalikanseluruhjenisbisnis.

Akuntansijugadapatdiklasifikasikandengan system hukumsuatu Negara, yaitu:

1.      Akuntansidalamnegara-negarahukumumummemilikikarakterberorientasiterhadappenyajianwajar, transparansi, danpengungkapanpenuhdanpemisahanantaraakuntansikeuangandanpajak. Pasarsahammendominasisumber-sumberkeuangandanpelaporankeuanganditunjukkanuntukkebutuhaninofrmasi investor luar.Akuntansihukumumumdisebutsebagai Anglo Saxon.

2.      Akuntansidalam Negara-negarahukumkodememilikikarakteristikbeorientasi legalistic, tidakmembiarkanpengungkapandalamjumlahkurang, dankesesuaianantaraankuntansikeuangandanpajak. Bank ataupemerintahmendominasiksumberkeuangandanpelaporankeuangandanpelaporankeuanganditujukanuntukperlindungankreditor.Akuntansiinidisebutjuga continental.Pemberiankarakterakuntansimemparalelkanhal yang disebutsebagai model pemegangsahamdanpihakberkepentingantatakelilaperusahaandalan Negara hukumumumdanhukumkode.
Banyakperbedaanakuntansi di tingkatnasionalmenjadisemakinhilang.Terdapatbeberapaalasanuntukhalini

·         Ratusanperusahaansaatinimencatatsahamnyapada bursa efek di luar Negara asalmereka

·         Beberapa Negara hukumkode, secarakhususJermandanJepangmengalihkantanggungjawabpembentukanstandarakuntansidaripemerintahkepadakelompok sector swasta yang professional dan independent

·         Pentingnyapasarsahamsebagaisumberpendanaansemakintumbuh di seluruhdunia.

Klasifikasi yang didasarkanpadapenyajianwajar versus kepatuhanhukummenimbulkanpengaruh yang besarterhadapbanyakpermasalahanakuntansi, seperti:

1    depresiasi, di manabebanditentukanberdasarkanpenurunankegunaansuatuaktivaselamamasamanfaatekonomi (penyajianwajar) ataujumlah yang diperbolehkanuntuktujuanpajak (kepatuhanhukum),

2.      sewagunausaha yang memilikisubstansipembelianaktivatetapdiperlakukansepertiitu (penyajianwajar) ataudiperlakukansepertisewagunausahaoperasi yang biasa (kepatuhanhukum),

3.      pensiondenganbiaya yang diakrualpadasaatdihasilkanolehkaryawan (penyajianwajar) ataudibebankanmenurutdasardibayarpadasaatberhentikerja (kepatuhanhukum).

http://k4r4kur1.blogspot.com/2012/03/tugas-softskill-akuntansi-internasional.html

Dear Jangkung

Jakarta , 27 Maret 2013

Jam 19.24

Dear Jangkung

Mungkin akubukansahabat terbaikuntuk mu.

Dimana di hari jadi mu kaumenanti ucapan dandoadariku,

Bukan aku lupa untuk sekedar ucapan“ Selamat hari lahirmu “ ,

Ketahuilah aku sudah merencanakan sebelum bulan ini datang,

Sebuah rencana keci ltetapi berkesan untukmu dariku,

Tetapi keadaan yang tidak memungkin kanuntuk rencana itu terlaksana,

Akuhanya berencana tetapi Tuhan yang berkehendak.

Aku tahu kaukecewa,

Kau marah padaku.

Tadinya malahakutidakmaumengucapkanlewatkanpesan,

Tapiakumelakukansesuatuuntuk mu walausudahlewat,

Ketahuilahwalaumemangrencanalewatpadaharilahirmu,

Akutulusmelakukanuntuk Mu………………………….

“ MaafkanAku “ , adahalmengapadankenapa????

Selamatharilahir Mu

“ Semoga yang terbaikuntukhidupmu, Keluargadan Orang banyak “

Sehatselalu, selamtdanbahagiaduniadanakhirat.

Sahabatmu,

                                                                                                             @NengNieq

TUJUAN IMF

Lembagaekonomiinternasional, yang paling berperandalammembentuksistemmoneterduniaialah IMF. Olehkarenaitulah, makaadabaiknyakitameninjaulebihlanjutmengenailembagamoneterdunia IMF tersebut.

Butir – butirtujuan IMF

  1. Untukmemajukankerjasamamoneterinternasionaldenganjalanmendirikanlembaga (IMF)
  2. Untukmemperluasperdagangandaninvestasidunia
  3. Untukmemajukanstabilitaskursvalutaasing
  4. Untukmengurangidanmembatasipraktek – praktekpembatasanterhadappembayaraninternasional
  5. Untukmenyediakandana yang dapatdipinjamkandalambentukpinjamanjangkapendekataujangkamenengah yang dibutuhkangunamempertahankankursvalutaasing yang stabilselamaneracapembayaranmengalami deficit yang sifatnyasementara
  6. Untukmemperpendekdanmempekecilbesarnya deficit atau surplus neracapembayaran

Sumber :SoedijonoReksoprajitno, Seri Diktat Kuliah (Gundar)

BELANDA

Akuntansi di Belanda memiliki beberapa paradox yang menarik.Belanda memiliki ketentuan akuntansi dan pelaporan keuangan yang relative permisif, tetapi standar praktik professional yang sangat tinggi.

Belanda merupakan Negara hukum kode, namun akuntansinya berorientasi pada penyajian wajar.Pelaporan keuangan dan akuntansi pajak merupakan dua aktivitas terpisah.Lebih lanjut lagi, orientasi kewajaran berkembang tanpa adanya pengaruh dari pasar saham. Inggris dan Amerika Serikat telah mempengaruhi akuntansi Belanda sama seperti Negara-negara Eropa continental lainnya, dan tidak seperti Negara continental lainnya, profesi akuntansi memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap standard dan aturan akuntansi.

Regulasi di Belanda tetap liberal hingga tahun 1970 ketika Undang-undang Laporan Keuangan Tahunan diberlakukan. Undang-undang tersebut merupakan bagian dari program besar perubahan dalam bidang hukum perusahaan dan diperkenalkan sebagian untuk mencerminkan harmonisasi hukum perusahaan di dalam UE yang akan terjadi. Di antara provisi utama Undang-undang tahun 1970 tersebut adalah sebagai berikut :

  • Laporan keuangan tahunan harus menunjukkan gambaran yang wajar mengenai posisi dan hasil keuangan selama suatu tahun, dan seluruh pos di dalamnya harus dikelompokkan dan dijelaskan secara memadai
  • Laporan keuangan harus disusun sesuai dengan praktik usaha yang baik (yaitu prinsip akuntansi dapat diterima oleh kalangan usaha)
  • Dasar penyajian aktiva dan kewajiban dan penentuan hasil operasi harus diungkapkan
  • Laporan keuangan harus disusun sesuai dengan dasar yang konsisten dan pengaruh material dari perubahan dalam prinsip akuntansi harus diungkapkan secukupnya
  • Informasi keuangan komparatif untuk periode sebelumnya harus diungkapkan dalam laporan keuangan dan catatan kaki yang menyertainya

Kualitas pelaporan keuangan Belanda sangat seragam.Laporan keuangan wajib harus disusun dalam bahasa Belanda, namun dalam bahasa Inggris, Prancis, dan Jerman dapat diterima.Laporan keuangan harus memuat hal-hal berikut : Neraca, Laporan Laba Rugi, Catatan-catatan, Laporan Direksi, dan Informasi lain yang direkomendasikan

Laporan arus kas tidak diwajibkan, tetapi direkomendasikan oleh sebuah tuntunan dewan dan kebanyakan perusahaan Belanda membuatnya.Catatan laporan keuangan harus menjelaskan prinsip akuntansi yang digunakan dalam penilaian dan penetapan hasil dan alasan-alasan dibalik setiap perubahan akuntansi yang dilakukan.Laporan direksi mengevaluasi posisi keuangan pada tanggal neraca dan kinerja selama tahun keuangan.Selain itu juga memberikan informasi mengenai kinerja yang diharapkan selama tahun keuangan yang baru dan komentar atas setiap peristiwa setelah tanggal neraca yang signifikan.“Informasi lain yang direkomendasikan” harus mencakup laporan auditor dan penyisihan laba untuk tahun berjalan.

Fleksibilitas Belanda dalam pengukuran akuntansi dapat dilihat dengan diperbolehkannya penggunaan nilai kini untuk aktiva berwujud sperti persediaan dan aktiva yang disusutkan.Karena perusahaan-perusahaan Belanda memiliki fleksibilitas dalam menerapkan aturan pengukuran, dapat diduga bahwa terdapat kesempatan untuk melakukan perataan laba.Pos-pos tertentu dapat mengabaikan laporan laba rugi dan langsung disesuaikan terhadap cadangan dalam ekuitas pemegang saham. Hal ini antara lain :

  • Kerugian akibat bencana yang tidak mungkin atau tidak umum diasuransikan
  • Kerugian akibat nasionalisasi atau sejenis penyitaan lainnya
  • Konsekuensi akibat restrukturisasi keuangan

Sumber :http://kykyachmad-rizkiansyah.blogspot.com/2011/03/akuntansi-internasional-3.html

Analisis Laporan Keuangan Internasional

Analisa laporan keuangan merupakan proses yang penuh pertimbangan dalam rangka membantu mengevalusi posisi keuangan dan hasil operasi perusahaan pada masa sekarang dan masa lalu, dengan tujuan untuk menentukan estimasi dan prediksi yang paling mungkin mengenai kondisi dan kinerja perusahaan pada masa mendatang. Analisa laporan keuangan sebenarnya banyak sekali namun pada penelitian kali ini penulis menggunakan analisa rasio keuangan karena analisa ini lebih sering digunakan dan lebih sederhana.

Analisa rasio keuangan adalah perbandingan antara dua/kelompok data laporan keuangan dalam satu periode tertentu, data tersebut bisa antar data dari neraca dan data laporan laba rugi.Tujuannya adalah memberi gambaran kelemahan dan kemampuan finansial perusahaan dari tahun ketahun. Jenis-jenis analisa rasio keuangan adalah :

a. Rasio Likuiditas

Rasio ini berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya. Ada 3 (tiga) macam rasio likuiditas yang digunakan, yaitu :

1) Current Ratio

2) Acid Test Ratio

3) Cash Position Ratio

b. Rasio Solvabilitas

Rasio ini berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajiban-kewajibannya (hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang).Ada 4 (empat) rasio solvabilitas yang digunakan.yaitu :

1) Total Debt To Equity Ratio

2) Total Debt To Total Assets Ratio

3) Long Term Debt To Equity

4) Long Term Debt To Total Assets

c . Rasio Profitabilitas

Rasio ini berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dalam suatu periode tertentu.Ada 4 (empat rasio profitabilitas yang digunakan, yaitu :

1) Return On Equity (ROE)

2) Return On Assets (ROA)

3) Net Profit Margin

4) Gross Profit Margin

Tujuan analisis keuangan adalah untuk mengevaluasi kinerja perusahaan pada masa kini dan masa lalu dan untuk menilai apakah kinerjanya dapat dipertahankan. Terdapat dua alat penting dalam melakukan analisis keuangan :

  • Analisis Rasio

Analisis ini mencakup perbandingan rasio antara suatu perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama, perbandingan rasio suatu perusahaan antar waktu atau dengan periode fiscal yang lain dan atau perbandingan rasio terhadap beberapa acuan yang baku.

  • b. Analisis Arus Kas

Analisis ini berfokus pada laporan arus kas, yang memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan keluar perusahaan, yang diklasifikasikan menjadi aktifitas operasi, investasi dan pendanaan, serta pengungkapan mengenai aktivitas investasi dan pendanaan non kas secara periodic.Misalkan, apakah perusahaan telah menghasilkan arus kas yang positif dari operasinya.

 

  1. 1.       Analisis Rasio

Ada dua masalah yang harus dibahas ketika melakukan analisis rasio dalam lingkungan internasional :

  1. Apakah perbedaan lintas Negara dalam prinsip akuntansi menyebabkan perbedaan yang signifikan dalam angka-angka laporan keuangan yang dilaporkan perusahaan dari Negara yang berbeda?
  2. Seberapa jauh perbedaan dalam budaya serta kondisi persaingan dan ekonomi local memperngaruhi interpertasi ukuran akuntansi dan rasio keuangan, meskipun pengukuran akuntansi dari negeri yang berbeda disajikan ulang agar tercapai “ daya banding akuntansi”? Sejumlah bukti yang kuat menunjukkan adanya perberdaan besar antarnegara dalam profitabilitas, pengungkit, dan rasio serta jumlah laporan keuangan lainnya yang berasal dari factor akuntansi dan non akuntansi.
  3. Seberapa besar perbedaan dalam pos-pos laporan keuangan disebabkan oleh perbedaan prinsip-prinsip akuntansi nasional ? Ratusan perusahaan non AS yang mencatatkan saham di Bursa-bursa efek AS melakukan pengungkapan rekonsiliasi berupa catatan kaki yang memberikan bukti terhadap pernyataan ini, setidaknya dalam konteks perbedaan antara nilai akuntansi berdasarkan GAAP AS dan berdasarkan GAAP non AS.

Suatu penelitian sebelumnya mengenai rekonsiliasi laporan keuangan oleh emiten asing yang disusun oleh SEC cukup informasi.Sekitar separuh dari 528 emiten non AS yang diteliti mengungkapkan perbedaan yang material antara laba yang dilaporkan laporan keuangannya mereka dengan laba bersih menurut GAAP AS. Lima jenis perbedaan laporan keuangan yang diungkapkan oleh sejumlah besar emiten adalah :

1)      Depresiasi dan amortisasi

2)      Biaya yang ditangguhkan

3)      Pajak tangguhan

4)      Pensiun

5)      Transaksi mata uang asing

Penelitian ini menunjukan bahwa lebih dari 2/3 emiten yang mengungkapkan perbedaan laba yang material melaporkan bahwa laba menurut GAAP AS lebih rendah dibandingkan dengan laba menurut GAAP non AS.Hampir setengah dari antaranya melaporkan perbedaan laba lebih besar dari 25%.dua puluh lima dari 87 emiten yang melaporkan bahwa laba berdasarkan GAAP AS lebih besar daripada berdasarkan GAAP non AS melaporkan perbedaan lebih besar dari 25%. Hasil yang sam juga ditemukan untuk rekonsiliasi ekuitas pemegang saham.Secara keseluruhan, bukti dalam studi SEC ini menunjukan bahwa perbedaan laporan keuangan menurut GAAP AS dan GAAP non AS sangat material untuk kebanyakan perusahaan.

  1. 2.       Analisis Arus Kas

Laporan arus kas yang sangat mendetal sangat diwajibkan menurut GAAP AS, GAAP Inggris, IFRS, dan standar akuntansi di sejumlah Negara yang jumlahnya semakin bertambah. Ukuran-ukuran yang berkaitan dengan arus kas sangat bermanfaat khusunya dalam analisis internasional karena tidak telalu dipengaruhi oleh perbedaan prinsip akuntansi, bila dibandingkan dengan ukuran-ukuran berbasis laba Apabila laporan arus kas tidak disajikan, sering kali ditemukan kesulitan untuk menghitung arus kas dari operasi dan ukuran arus kas lainya dengan menyelesaikan laba berbasis actual.

Mekanisme untuk Mengatasi

Untuk mengatasi perbedaan prinsip akuntansi lintas Negara, beberapa analis menyajikan ulang ukuran akuntansi asing menurut sekelompok prinsip yang diakui secara internasional atau sesuai dengan dasar lain yang lebih umum. Beberapa yang lain mengembangkan pemahaman yang lengkap atas praktik akuntansi di sekelompok Negara tertentu dan membatasinya analisis mereka terhadap perusahaan-perusahaan yang berlokasi di Negara-negara tersebut.

Sumber :

Choi D.S. Frederick & Meek K. Gary. 2005. AKUNTANSI INTERNASIONAL, EDISI 5 BUKU 2. Jakarta : Salemba Empat.

http://mikhaanitaria.blogspot.com/2011/05/analisis-laporan-keuangan-internasional.html

http://nurulakuntansiinternasional.blogspot.com/2012/06/analisis-laporan-keuangan-internasional.html

Akuntansi Komparatif

a negara yang

Akuntansi komparatif adalah akuntansi untuk transaksi internasional, perbandingan prinsip akuntansi antar Negara yang berbeda dan harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam bidang kewenangan pajak, auditing dan bidang akuntansi lainnya. Pengertian lain Akuntansi Internasional menurut Iqbal, Melcher dan Elmallah (1997:18) mendefinisikan akuntansi internasional sebagai akuntansi untuk transaksi antar negara, pembandingan prinsip-prinsip akuntansi di negara-negara yang berlainan dan harmonisasi standar akuntansi di seluruh dunia.
Akuntansi internasional menjadi semakin penting dengan banyaknya perusahaan multinasional (multinational corporation) atau MNC yang beroperasi diberbagai negara dibidang produksi, pengembangan produk, pemasaran dan distribusi. Di samping itu pasar modal juga tumbuh pesat yang ditunjang dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi sehingga memungkinkan transaksi di pasar modal internasional berlangsung secara real time basis.
1. MENJELASKAN NEGARA ANGLO SAXON. Sistem Anglo-Saxon adalah suatu sistem hukum yang didasarkan pada yurisprudensi, yaitu keputusan-keputusan hakim terdahulu yang kemudian menjadi dasar putusan hakim-hakim selanjutnya. Sistem hukum ini diterapkan di Irlandia, Inggris, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada (kecuali Provinsi Quebec) dan Amerika Serikat (walaupun negara bagian Louisiana mempergunakan sistem hukum ini bersamaan dengan sistim hukum Eropa Kontinental Napoleon). Selain negara-negara tersebut, beberapa negara lain juga menerapkan sistem hukum Anglo-Saxon campuran, misalnya Pakistan, India dan Nigeria yang menerapkan sebagian besar sistem hukum Anglo-Saxon, namun juga memberlakukan hukum adat dan hukum agama. Sistem hukum anglo saxon, sebenarnya penerapannya lebih mudah terutama pada masyarakat pada negara-negara berkembang karena sesuai dengan perkembangan zaman.Pendapat para ahli dan prakitisi hukum lebih menonjol digunakan oleh hakim, dalam memutus perkara. EROPA KONTINENTAL Sistem hukum Eropa Kontinental adalah suatu sistem hukum dengan ciri-ciri adanya berbagai ketentuan-ketentuan hukum dikodifikasi (dihimpun) secara sistematis yang akan ditafsirkan lebih lanjut oleh hakim dalam penerapannya. Hampir 60% dari populasi dunia tinggal di negara yang menganut sistem hukum ini. • Adanya suatu sistem pemerintahan negara yang didasarkan atas kedaulatan rakyat. • Bahwa pemerintah dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya harus berdasar atas hukum atau peraturan perundang-undangan. • Adanya jaminan terhadap hak-hak asasi manusia (warga negara). • Adanya pembagian kekuasaan dalam negara. • Adanya pengawasan dari badan-badan peradilan (rechterlijke controle) yang bebas dan mandiri, dalam arti lembaga peradilan tersebut benar-benar tidak memihak dan tidak berada di bawah pengaruh eksekutif. • Adanya peran yang nyata dari anggota-anggota masyarakat atau warga negara untuk turut serta mengawasi perbuatan dan pelaksanaan kebijaksanaan yang dilakukan oleh pemerintah. • Adanya sistem perekonomian yang dapat menjamin pembagian yang merata sumberdaya yang diperlukan bagi kemakmuran warga negara. Unsur-unsur negara hukum ini biasanya terdapat dalam konstitusi. Oleh karena itu, keberadaan konstitusi dalam suatu negara hukum merupakan kemestian. Menurut Sri Soemantri, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang tidak mempunyai konstitusi atau undang-undang dasar. Negara dan konstitusi merupakan dua lembaga yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain.
2. Menjelaskan NEGARA COMMONWEALTH/PERSEMAKMURAN Pengertian, negara commonwealth adalah negara yang berasal dari gabungan-gabungan dari negara dominion Inggris Proses terbentuknya, negara bekas jajahan Inggris tersebut setelah diberikan kemerdekaan, kemudian mereka bergabung ke induk kerajaan Inggris Kedaulatan, negara dominon bebas dalam menentukan politik luar negri Protektorat, jika ada negara lemah meminta perlindungan kepada negara yang kuat disebut negara protektorat.
Pengertian SAK
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) adalah suatu kerangka dalam prosedur pembuatan laporan keuangan  agar terjadi keseragaman dalam penyajian laporan keuangan.
Kita harus mengenal standar apa yang berlaku di Indonesia dan di dunia. Indonesia sendiri berpedoman pada PSAK yang masih berkiblat pada US GAAP, itu sebelum tahun 2008 tetapi sekarang sedang masa transisi (sebagian besar sudah berubah) untuk memulai standar baru yaitu IFRS. Diharapkan IFRS sudah di implementasikan di seluruh entitas bisnis dan pemerintah.
“Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada hari ini Selasa, 23 Desember 2008 dalam rangka Ulang tahunnya ke-51 mendeklarasikan rencana Indonesia untuk convergence terhadap International Financial Reporting Standards (IFRS) dalam pengaturan standar akuntansi keuangan. Pengaturan perlakuan akuntansi yang konvergen dengan IFRS akan diterapkan untuk penyusunan laporan keuangan entitas yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2012. Hal ini diputuskan setelah melalui pengkajian dan penelaahan yang mendalam dengan mempertimbangkan seluruh risiko dan manfaat konvergensi terhadap IFRS”. kutipan dari siaran pers IAI Konvergensi Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Indonesiake International Financial Reporting Standards (IFRS).
Untuk memahami istilah tersebut diatas akan dibahas singkatan-singkatannya dulu seperti di bawah ini:
 IAI atau Ikatan Akuntan Indonesia adalah asosiasi profesi yang menaungi seluruh Akuntan Indonesia yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1957 di Jakarta. Inilah asosiasi yang merumuskan PSAK yang menjadi pedoman seluruh entitas bisnis dan pemerintah di Indonesia.
PSAK atau Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan adalah standar yang digunakan untuk pelaporan keuangan di Indonesia.
b. Perbedaan IFRS dan SAK
IFRS merupakan standar akuntansi internasional yang diterbitkan oleh International Accounting Standar Board (IASB).Standar Akuntansi Internasional disusun oleh empat organisasi utama dunia yaitu Badan Standar Akuntansi Internasional (IASB), Komisi Masyarakat Eropa (EC), Organisasi Internasional Pasar Modal (IOSOC), dan Federasi Akuntansi Internasional (IFAC). IFRS (Internasional Financial Accounting Standard) adalah suatu upaya untuk memperkuat arsitektur keungan global dan mencari solusi jangka panjang terhadap kurangnya transparansi informasi keuangan. Tujuan IFRS adalah memastikan bahwa laporan keungan interim perusahaan untuk periode-periode yang dimaksukan dalam laporan keuangan tahunan, mengandung informasi berkualitas tinggi yang: 1. Transparansi bagi para pengguna dan dapat dibandingkan sepanjang periode yang disajikan. 2. Menyediakan titik awal yang memadai untuk akuntansi yang berdasarkan pada IFRS. 3. Dapat dihasilkan dengan biaya yang tidak melebihi manfaat untuk para pengguna. Sedangkan manfaat yang dapat diperoleh adanya suatu perubahan sistem IFRS sebagai standar global yatitu : * Pasar modal menjadi global dan modal investasi dapat bergerak di seluruh dunia tanpa hambatan berarti. Stadart pelaporan keuangan berkualitas tinggi yang digunakan secara konsisten di seluruh dunia akan memperbaiki efisiensi alokasi lokal. * Investor dapat membuat keputusan yang lebih baik * Perusahaan-perusahaan dapat memperbaiki proses pengambilan keputusan mengenai merger dan akuisisi * Gagasan terbaik yang timbul dari aktivitas pembuatan standard dapat disebarkan dalam mengembangkan standard global yang berkualitas tertinggi. Selain peran regulator, AEI punya kepentingan sebagai asosiasi harus memberdayakan anggotanya supaya investor di luar negeri bisa melihat acuan yang sama kalau kita sudah beradaptasi ke IFRS. Tentang tujuan penerapan IFRS adalah memastikan bahwa penyusunan laporan keungan interim perusahaan untuk periode-periode yang dimasukkan dalam laporan keuangan tahunan, mengandung informasi berkualitas tinggi yang terdiri dari : * Memastikan bahwa laporan keuangan internal perusahaan mmengandung infomasi berkualitas tinggi * Tranparansi bagi para pengguna dan dapat dibandingkan sepanjang periode yang disajikan * Dapat dihasilkan dengan biaya yang tidak melebihi manfaat untuk para pengguna * Meningkatkan investasi Demikian peran regulator dalam mensosialisasikan betapa besar tujuan dan manfaat yang diperoleh menuju ke IFRS .“Perusahaan juga akan menikmati biaya modal yang lebih rendah, konsolidasi yang lebih mudah, dan sistem teknologi informasi yang terpadu,” kata Patrick Finnegan, anggota Dewan Standar Akuntansi International (International Accounting Standards Board/IASB), dalam Seminar Nasional IFRS di Jakarta.